Senin, 09 Januari 2012

SEJARAH PERADABAN MANUSIA

SEJARAH PERADABAN MANUSIA
Kalangan akademisi modern telah menemukan dalam perjalanan sejarah geologi pernahterjadi beberapa kali kepunahan, dan nyaris memusnahkan segala makhluk hidup. Banyak sekali pembuktian secara langsung tentang perubahan bencana bumi yang berkala.Dilihat dari bukti yang telah ditemukan, bahwa peradaban manusia prasejarah pernahmengalami kepunahan karena berbagai macam perubahan alam dan bencana, sepertigempa bumi, banjir, gunung berapi, tabrakan benda angkasa (termasuk meteorit dankomet), pergerakan naik turun lempeng daratan, perubahan cuaca yang tiba-tiba, dsb.Sebagai contoh kasus, Atlantis pernah menjadi sebuah daratan yang memiliki peradabantinggi manusia, namun tenggelam ke dasar lautan dalam sebuah bencana gempa bumiyang dahsyat pada 11.600 tahun silam. Hal itu membentuk sebuah zona di laut Chinaselatan sekarang, laut di daerah ini sangat dangkal, kedalamannya rata-rata hanya 60meter lebih. Hanya puncak gunung tertinggi di daratan waktu itu yang tersisa di atas permukaan laut, yaitu yang sekarang terletak di negeri kita, Indonesia.Begitu pula di kedalaman 200 meter bawah laut pesisir pantai Peru, ilmuwan menemukan pilar batu yang dipahat dan bangunan yang mahabesar. Di dasar lautan Atlantik yang berada di sisi luar berhasil diambil 8 gambar dasar laut. Melalui gambar-gambar inisecara jelas tampak sebuah tembok benteng zaman purbakala dan undakan batu.Diperkirakan tenggelam pada 10.000 tahun silam. Di belahan barat perairan segitigaBermuda juga ditemukan sebuah piramida raksasa yang diperkirakan berumur puluhanribu tahun.Dengan demikian, zaman Nabi Nuh juga tidaklah seprimitif yang selama ini kita bayangkan. Hakikatnya pada zaman itu semuanya sudah maju. Ilmu pengetahuan merekasudah maju pada masa itu. Di kaki gunung Ararat itu saja, para peneliti dan ilmuwanRusia telah menemukan lebih kurang 500 kesan artefak baterai elektrik purba yangdigunakan untuk menyadurkan logam.Jelas sekali, bahwa bekas peninggalan kota-kota yang pernah mewakili peradabanmanusia prasejarah dan memiliki kecemerlangan ini tenggelam ke dasar lautan karenatenggelamnya daratan.Banjir DahsyatKurang lebih 12.000 tahun silam, peradaban manusia sebelum peradaban kita sekarang pernah mengalami suatu serangan banjir yang sangat dahsyat, dan banjir waktu itu jugamengakibatkan tenggelamnya daratan. Secara berturut-turut arkeolog menemukansejumlah besar bukti yang secara langsung atau pun tidak mengenai banjir dahsyat yangterjadi waktu itu. Para antropolog juga menemukan bukti melalui penelitian pada suku bangsa yang berbeda di berbagai tempat di dunia tentang legenda asal-usul peradaban bangsa ini  Legenda kuno dari bangsa yang berbeda di berbagai tempat di dunia secara fundamentalmelukiskan bahwa manusia pernah berkali-kali mengalami bencana dahsyat yang mematikan, bahkan begitu seragamnya menguraikan bahwa pada suatu periode prasejarah sebelum munculnya peradaban manusia sekarang ini, diatas bumi pernah terjadi suatu banjir dahsyat yang mengakibatkan punahnya seluruh peradaban manusia, dan hanya sebagian kecil manusia yang dapat mempertahankanhidupnya.Legenda mengenai banjir dahsyat yang sudah diketahui di dunia tercatat ada 6.000 lebih.Seperti misalnya, dalam legenda China dan Jepang, Malaysia, Laos, Thailand, India,Australia, Yunani, Mesir dan Afrika Selatan, Afrika Utara, penduduk asli Amerika Utara,setiap negara serta rumpun bangsa yang berbeda pasti menyimpan sebuah memoritentang peristiwa banjir dahsyat itu. Meskipun legenda-legenda ini terjadi pada setiap bangsa dan budaya yang berbeda, namun semuanya memiliki alur cerita dan tokoh tipikalyang sangat mirip.Semua bukti dan gejala ini sama sekali tidak dapat diasumsikan sebagai suatuketidaksengajaan atau pun suatu kebetulan. Proses yang berhubungan dengan banjir dahsyat ketika itu juga diuraikan dalam kitab suci. Meskipun kitab suci merupakansebuah kitab agama, namun sejumlah besar ahli berpendapat, bahwa yang dilukiskandalam kitab suci (Alkitab dan Al-Qur’an) adalah sejarah manusia yang sebenarnya.Ikhtisar dalam Alkitab yang berhubungan dengan banjir dahsyat yang terjadi waktu itumenyebutkan, “Banjir meluap dan menggenang selama 40 malam, air pasang menujuatas, perahu mengambang dari atas permukaan bumi”: “Arus air meluap dahsyat di atas permukaan bumi, seluruh pegunungan tergenang oleh air pasang”: “5 bulan kemudian, perahu berhenti di atas gunung Ararat; dan setelah 4 bulan berlalu, ketika daratan sudahkering, Nabi Nuh meninggalkan perahunya.”Waktu itu banjir dahsyat sekaligus disertai dengan perubahan daratan dan secara totalmenghancurkan seluruh peradaban manusia di bumi, hanya sebagian kecil manusia yangdapat mempertahankan hidupnya. Sejumlah besar bekas peninggalan prasejarah yang belakangan ini ditemukan arkeolog, seperti misalnya, daratan Atlantis, budaya Yunani, bangunan di dasar laut dan lain sebagainya kemungkinan besar tenggelam karena banjir dahsyat waktu itu. Ada yang memperkirakan banjir dahsyat itu terjadi 5.000 tahun yanglalu, mengikuti perkiraan ahli anstronomi, perahu Nabi Nuh mulai dibuat pada 2465 SMdan hujan mulai turun pada 2345 SM.Setelah perahu Nabi Nuh mendarat di gunung Ararat, dimulailah kehidupan barumanusia. Mereka yang selamat mulai menyebar. Begitu pula binatang-binatang. Biji-bijitanaman kembali disemaikan. Karena dianggap melahirkan generasi baru manusia setelah Nabi Adam, Nabi Nuh mendapat gelar The Second Father of Human Being --Bapak Manusia Kedua. Oleh generasi inilah, kebudayaan dan peradaban manusiadikembangkan. Selain di kawasan Ararat, juga di Mesopotamia yang ribuan tahunkemudian menjadi pusat kejayaan Babilonia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar